Panglima TNI: Soal Petrus Biar Dijawab Kepolisian

Panglima TNI: Soal Petrus Biar Dijawab Kepolisian

- detikNews
Rabu, 29 Feb 2012 16:13 WIB
Jakarta - Puluhan orang yang diduga kelompok preman beberapa waktu lalu menyerang rumah duka RSPAD Gatot Subroto di rumah sakit milik TNI AD. Akibatnya dua orang pengunjung rumah duka tersebut tewas. Apakah TNI merasa dilecehkan dengan serangan tersebut?

"Saya tidak bicara TNI dilecehkan, tetapi saya sangat menyesalkan mengapa ada orang-orang menyerang rumah sakit," kata Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono, usai rapat dengan Komisi I DPR di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (29/2/2012).

Agus menyayangkan ada pihak yang menyerang fasilitas umum seperti rumah sakit. Ia menilai tidak seharusnya ada kejahatan yang dilakukan di rumah sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Apalagi rumah duka, bayangkan orang sedang berduka, diserang seperti itu. Tidak pernah terbayangkan," tutur Agus.

Mengenai penangkapan pelaku penyerangan oleh anggota TNI, Agus menjelaskan bahwa hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan kepolisian.

"Anggota TNI tentunya berkoordinasi dengan kepolisian, dia tidak berjalan sendiri karena memang kewenangannya dia tidak sampai ke sana," jelasnya.

Agus menyerahkan urusan penyerangan RSPAD dan aksi premanisme kepada kepolisian. Termasuk usulan untuk adanya penembak misterius (petrus) seperti era Soeharto.

"Premanisme sudah ditangani kepolisian. Itu (petrus) juga biar dijawab kepolisian," tutupnya.



(trq/nwk)


Berita Terkait