"Saya tidak bicara TNI dilecehkan, tetapi saya sangat menyesalkan mengapa ada orang-orang menyerang rumah sakit," kata Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono, usai rapat dengan Komisi I DPR di Gedung DPR RI, Senayan, Rabu (29/2/2012).
Agus menyayangkan ada pihak yang menyerang fasilitas umum seperti rumah sakit. Ia menilai tidak seharusnya ada kejahatan yang dilakukan di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai penangkapan pelaku penyerangan oleh anggota TNI, Agus menjelaskan bahwa hal tersebut sudah dikoordinasikan dengan kepolisian.
"Anggota TNI tentunya berkoordinasi dengan kepolisian, dia tidak berjalan sendiri karena memang kewenangannya dia tidak sampai ke sana," jelasnya.
Agus menyerahkan urusan penyerangan RSPAD dan aksi premanisme kepada kepolisian. Termasuk usulan untuk adanya penembak misterius (petrus) seperti era Soeharto.
"Premanisme sudah ditangani kepolisian. Itu (petrus) juga biar dijawab kepolisian," tutupnya.
(trq/nwk)










































