Pantauan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/2/2012), banyak tempelan di sejumlah titik di gedung DPR, terutama di Gedung Nusantara I, II, dan III.
Di Gedung Nusantara I DPR, tembok bersih di sekitar lift anggota DPR dirubah menjadi papan pengumuman yang tak rapih. Beragam undangan diskusi, rapat, sampai sejumlah agenda di seputar DPR dipasang dengan kertas beraneka ragam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tempelan liar ini bahkan juga terdapat di Gedung Nusantara III DPR. Di pilar-pilar gedung Nusantara III DPR yang sangat kokoh, hari ini bahkan ditempeli undangan acara seminar yang akan digelar Golkar di Gedung Nusantara IV DPR, Senin depan.
Terpampang foto Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dalam kostum Golkar warna kuning sebagai salah satu pemberi keynote speech. Foto Ical nampak mencolok di kertas tebal kuning ditempel erat di pilar Gedung Nusantara III DPR.
Undangan ini dipasang di empat sisi di masing-masing pilar. Jumlah pilar utama di lobi Gedung Nusantara III DPR berjumlah 8. Di antara dua pilar masuk gedung Nusantara III yang juga jalan pimpinan DPR, undangan seminar ini dipasang lebih banyak.
Tak hanya itu saja foto acara Ical saja, undangan wayangan Ketua DPR Marzuki Alie pada 2 Maret mendatang juga dipajang tepat disamping tulisan Gedung Nusantara III DPR. Spanduk berukuran 1x3 meter berwarna cokelat bergambar semar ini diplester hitam di bagian atasnya, sangat menganggu keindahan gedung DPR.
Sangat ironis, saat DPR tengah menyerukan reformasi total, justru tempelan liar seperti ini merusak wajah lobi DPR yang terus dibersihkan dengan larangan pers meliput di lobi DPR yang akan segera diterapkan.
Sebenarnya bukan hanya Ical dan Marzuki saja yang pernah 'menyemarakkan' gedung DPR. Foto Hatta Rajasa terkait acara PAN pernah juga menghias gedung DPR. Partai lainnya pun pernah turut serta juga, seperti PKB.
(van/ndr)











































