"Sebaiknya, DPR dukung soal keputusan politik anggaran agar KPK mempunyai gedung dan rumah tahanan yang representatif," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/2/2012).
Tjahjo berpendapat gedung lama KPK kurang memadai. "Sulit membedakan mana gedung untuk kerja KPK dan mana gudang berkas KPK, sudah tidak nyaman untuk bekerja," ujar Tjahjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau KPK mempunyai gedung tahanan tersendiri dan perlunya gedung Pengadilan Tipikor yang lebih representatif ," kata Tjahjo.
"Walau sifatnya adhoc, KPK perlu didukung fasilitas yang memadai. Di samping itu, DPR juga perlu mensinkronkan kembali UU yang ada," papar dia.
(van/aan)











































