Penandatanganan kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan Presiden RI dan Presiden Jerman pada 2011 lalu, yang salah satunya adalah kesepakatan untuk meningkatkan kerjasama di bidang pertahanan.
Kedua pihak sepakat MoU ini sebagai kerangka untuk memajukan kerjasama bilateraldi bidang pelatihan, penelitian dan pengembangan, bantuan kemanusian dan penanggulangan bencana, logistik militer dan pelayanan kesehatan serta misi perdamaian, berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menguntungkan dan saling menghormati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya delegasi RI yang terdiri dari Wamenhan, KASAD, Dirjen Strahan, Asops KASAD, Aster KASAD, dan para pejabat dari Kemhan dan Mabes TNI AD dengan didampingi oleh Kuasa Usaha Ad-Interim (KUAI) Diah W.M. Rubianto dan Atase Pertahanan, Kol (Pnb) Fachri Adamy telah mengadakan pembicaraan dengan pejabat Kemhan Jerman dalam rangka peningkatan kerjasama kedua pihak.
Selain itu, Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin dan KASAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo beserta rombongan juga berkesempatan mengadakan tatap muka dan diskusi bersama masyarakat Indonesia dan para pejabat KBRI Berlin bertema Kebijakan Pertahanan dan Reformasi TNI dengan moderator KUAI Diah W.M Rubianto.
KUAI RI dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia dan Jerman membangun kemitraan strategis. Kelebihan Jerman dalam teknologi, hendaknya dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk meningkatkan sistem Alutsista TNI selain juga peningkatan SDM TNI.
KUAI mengharapkan penandatanganan MOU kerjasama tersebut akan semakin memperkokoh hubungan Indonesia-Jerman yang memasuki usia 60 tahun hubungan bilateral kedua negara pada tahun 2012 ini.
Menurut KUAI, Indonesia-Jerman telah menetapkan 5 bidang kerjasama yang menjadi prioritas kemitraan strategis, yaitu perdagangan dan investasi, riset dan teknologi, kedokteran, pendidikan dan pertahanan.
"Adalah suatu tantangan bagi kedua pihak untuk dapat merealisasikan prioritas tersebut ke dalam bentuk kerjasama yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara," tegas KUAI.
Rencana kunjungan Kanselir Angela Merkel ke Indonesia pada tahun ini juga akan melengkapi langkah menuju kemitraan strategis Indonesia-Jerman. KUAI optimis bahwa Indonesia-Jerman akan dapat terus menjalin hubungan kemitraan konstruktif dan bermanfaat bagi kedua bangsa.
(es/es)











































