"Weeeittss!" ujar pria berkumis tersebut dengan ekspresi kaget, saat ditemui wartawan usai acara pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Kejagung di Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012).
Basrief juga menyatakan pihaknya prihatin dengan kejadian tersebut dan menyesalkan peristiwa pembacokan tersebut. Menurutnya, seharusnya semua pihak harus menunggu keputusan pengadilan untuk menentukan apakah seseorang bersalah atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, tepatnya usai persidangan Jaksa Sistoyo, Dedi tiba-tiba menyerang jaksa yang pernah bertugas di Kejari Cibinong itu. Dedi membacokkan pisau kecil ke arah Sistoyo yang tengah dikerumuni wartawan.
Dia berteriak,"Kamu pengkhianat!" Sistoyo terluka di kening kemudian dilarikan ke rumah sakit. Sedang Dedi dibekuk dan dibawa ke Polrestabes Bandung.
Jaksa Sistoyo ditangkap KPK saat menerima uang Rp 99,9 juta di mobilnya dari seorang bernama Anton Bambang yang merupakan orang suruhan Edward. Edward adalah terdakwa kasus pemalsuan surat terkait pembangunan Pasar Festival di Cisarua, Bogor.
(riz/gah)











































