"Owner-nya itu Pak Anas dan Pak Hasyim," tutur Baskoro dalam persidangan di PN Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Rabu (29/2/2012).
Selain Anas, Baskoro dalam kesaksiannya juga cukup menyudutkan Yulianis, Direktur Keuangan Tower Permai. Baskoro juga menyebutkan Anas sering memimpin rapat, sampai seminggu tiga kali baik ketika Tower Permai berkantor di daerah Casablanca maupun ketika sudah pindah ke Warung Buncit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang saksi mengaku pernah berpapasan langsung dengan Anas di Tower Permai. Tanpa penjelasan yang rinci, dia menyebut kedatangan Anas di Tower Permai, sewaktu masih berkantor di Casablanca, ditandai dengan kedatangan awak media.
"Dulu sering ada Metro TV dan SCTV ketika pak Anas hadir," ujarnya singkat tanpa ditindaklanjuti oleh majelis hakim maupun kuasa hukum.
Baskoro membantah adanya sebutan Permai Grup yang selama ini muncul di media. Menurutnya, yang ada adalah Tower Permai dan konsorsium itu hanya membawahi 2 perusahaan: Executive Money Changer dan Permai Raya Wisata.
(fjp/ndr)











































