Mahasiswa Sulut di Yogya Demo Newmont Soal Buyat
Selasa, 03 Agu 2004 13:38 WIB
Yogyakarta -
Sekitar 20 mahasiswa asal Sulawesi Utara (Sulut) di Yogyakarta menggelar aksi menuntut pertanggungjawaban PT Newmont Minahasa Raya atas kasus pencemaran di Teluk Buyat. Selain itu mereka juga menuntut agar PT Newmont segera angkat kaki dari wilayah Sulawesi.Aksi yang digelar hari ini Selasa (3/8/2004) berlangsung mulai pukul 11.00 WIB di depan Istana Gedung Agung di Jl A Yani Yogyakarta. Namun setelah ada larangan dari aparat Poltabes Yogyakarta agar tidak menggelar di aksi di sepanjang plasa Gedung Agung, mereka akhirnya memindahkan tempat orasi di seberang jalan di depan Benteng Vredeburg.Beberapa spanduk yang dibawa antara lain bertuliskan "Newmont Sumber Segala Bencana, Rakyat Sengsara Newmont Kaya, Bencana Buyat Siapa Bertanggung jawab?"Aksi itu diprakarsai mahasiswa asal Sulawesi Utara yang tengah belajar di Yogyakarta itu di antaranya Ikatan Pelajar Mahasiswa Muslim Sulawesi Utara (IPMMSU), Keluarga Pelajar Mahasiswa Indonesia Bolaang Mongondow (KPMIBM) cabang Jogjakarta dan Forum Silaturahmi Mahasiswa Muslim se-Sulawesi.Koordinator aksi, Abdullah, dalam orasinya mengatakan tidak hanya PT Newmont yang harus bertanggung jawab atas kasus pencemaran di Teluk Buyat akibat aktivitas penambangan emas, namun pemerintah juga harus turut bertanggung jawab atas kasus itu."Pemerintah dan kita tak boleh tinggal diam dan Newmont harus segera angkat kaki dari Ratatotok Minahasa Selatan," teriak Abdullah.Menurut Abdullah, pencemaran lingkungan oleh PT Newmont yang sengaja membuang limbah hasil eksploitasi penambangan emas ke laut terutama limbah mercuri sangatlah merugikan masyarakat sekitar. Tidak hanya Teluk Buyat saja yang tercemar sehingga ikan yang menjadi tumpuan hidup warga juga banyak yang mati."Bahkan masyarakat Sulawesi saat ini juga dilanda kepanikan tidak berani makan ikan hasil tangkapan nelayan Teluk Buyat sehingga penghasilan mereka turun drastis," katanya.Sementara itu dalam penyataan sikapnya, mahasiswa Sulawesi Utara menuntut kepada pemerintah pusat dan daerah serta PT Newmont segera menyelesaikan masalah pencemaran di teluk Buyat. Mendesak pemerintah pusat segera menghentikan izin atau mencabut izin operasi PT Newmont hingga kasus tuntas. Meminta kepada PT Newmont untuk bertanggungjawab secara moral dan meterial yang telah jadi korban kasus pencemaran.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































