"Sempat ada salah pengertian dari izin yang dikeluarkan oleh MA dan kejaksaan, sekarang sedang menunggu," kata orang dekat Ba'asyir, Hasyim Abdullah.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasyim di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, menjelang operasi yang akan dijalani oleh Ba'asyir, hari ini Rabu (29/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mestinya jadwalnya jam 8, tapi karena ada keterlambatan ditunda sampai pukul 10.00 WIB," ujar Hasyim.
Hasyim menuturkan, Ba'asyir saat ini dalam kondisi sehat menjelang operasi. Selain Hasyim, Ahmad Michdan, kuasa hukum Ba'asyir, turut mendampingi di sel tahanan Bareskrim Polri.
Sementara itu mengenai putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak permohonan kasasi dan menghukum 15 tahun penjara, Ba'asyir menuding ada intervensi Amerika Serikat pra putusan upaya hukum yang dilakukannya.
"Dia tetap mencurigai Amerika mengintervensi sebelum turun dan keluarnya putusan (kasasi)," kata Hasyim.
Intervensi yang dimaksud Hasyim adalah pernyataan pemerintah AS yang dikeluarkan beberapa hari lalu, yang menyebut organisasi JAT termasuk jaringan teroris.
"Dugaan saya benar pernyataan itu keluar untuk menghukum berat ustadz," kata Hasyim menirukan ucapan Ba'asyir.
(ahy/mpr)











































