"Dua bulan ini beliau jadi pendiam," ujar Khorry (60), tetangga Dede di Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Jakarta Selatan. Hal itu disampaikan dia saat menunggu jenazah Dede diautopsi di RSCM, Jl Diponegoro, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2012).
Menurut dia, Dede tidak hanya periang tapi juga orang yang sangat baik. Karena itu Khorry tidak menyangka Dede nekat mengakhiri hidupnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu istri Dede enggan berbicara banyak. Saat bersiap masuk ke mobil untuk mengantar jenazah suaminya ke Ciamis, dia hanya berkata singkat.
"Ini sudah kehendak Allah," ujar dia sambil menahan air mata. Istri Dede mengenakan blus lengan panjang warna hijau dan mengenakan kerudung. Sedangkan anaknya yang masih 8 tahun digendong kerabat.
Perempuan itu lantas masuk ke dalam KIA Travello abu-abu bernopol B 7736 JQ. Rencananya jenazah Dede akan dimakamkan di Ciamis, tepatnya di kampung Burulis II, Ciamis.
Dede ditemukan tewas dalam posisi telungkup lantaran melompat dari lantai 12 Gedung BPKP. Motif bunuh diri alumni STAN ini masih terus didalami.
(vit/nwk)











































