Aliansi Gerakan Pemuda NU Dukung Mega-Hasyim
Selasa, 03 Agu 2004 12:36 WIB
Jakarta - Aliansi Gerakan Pemuda NU menyatakan tidak akan golput dan mendukung pencalonan Mega-Hasyim dalam Pilpres putaran dua 20 September 2004.Demikian dinyatakan Sekjen GP Ansor Syukur Sa'ban dalam jumpa pers di ruang Sumba Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Selasa (3/8/2004)."Selain dari GP Ansor, dukungan itu juga diberikan sejumlah elemen pemuda lainnya seperti FKPPI, Front Pemuda Sulsel, Elemen NU, dan Komite Pemuda Indonesia," katanya.Salah seorang ketua Garda Bangsa PKB Aam Chairul Amri mengatakan, dukungan kepada Mega-Hasyim diberikan oleh Aliansi Gerakan Pemuda NU karena kedua tokoh tersebut merupakan harapan masa depan bagi nilai-nilai demokrasi dan nilai-nilai tradisi keagamaan di Indonesia."Berdasarkan berbagai pertimbangan rasional, serta kepedulian terhadap masa depan demokrasi di Indonesia, nasib dan masa depan bangsa, kami dari Aliansi Gerakan Pemuda NU mendukung sepenuhnya Mega-Hasyim untuk menjadi presiden dan wapres 2004-2009," kata Aam.Aliansi juga menyatakan akan mendukung sepenuhnya proses Pilpres putaran dua dan tidak akan golput.Aam mengimbau agar proses Pilpres putaran dua menjadi pilar utama masa depan Indonesia, maka sudah seyogyanya lebih berhati-hati dan tidak terbawa perasaan atau emosi untuk menentukan capres mendatang.Dukungan itu secara simbolis diserahkan kepada Sekjen PDIP Sutjipto yang hadir. Sambil menyerahkan pernyataan sikap secara simbolis, para hadirin berteriak "Hidup Megawati".Sutjipto menyatakan terima kasih atas dukungan tersebut. Dia mengimbau agar pernyataan dukungan itu diikuti gerakan riil secara konkret di tingkat bawah masyarakat, khususnya kalangan muda."Karena pada Pilpres langsung, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat, bukan di tangan pimpinan organisasi. Diharapkan kebijakan itu menjadi panduan bagi warga NU dan Ansor sepenuhnya untuk mendukung Mega-Hasyim," demikian Sutjipto.
(sss/)











































