Jembatan Sumut-Sumbar Rusak, Pertamina Alihkan Suplai BBM

Jembatan Sumut-Sumbar Rusak, Pertamina Alihkan Suplai BBM

- detikNews
Selasa, 28 Feb 2012 14:22 WIB
Medan - Pertamina Region I Medan mengalihkan suplai distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kebutuhan beberapa SPBU di Mandailing Natal, menyusul rusaknya jembatan akibat terjangan banjir di Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan Kota, Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). BBM yang biasanya dikirim dari Sibolga, kini dialihkan melalui Padang, Sumatera Barat.

Assistant Manager External Relation PT Pertamina Region I, Fitri Erika menyatakan, pengalihan suplai dilakukan segera untuk memastikan ketersediaan BBM di sebagian wilayah Mandailing Natal.

"Suplai reguler untuk Mandailing Natal biasanya melalui Terminal BBM Sibolga, Sumut. Nah, karena jembatan tidak bisa dilalui, suplai kemudian dialihkan melalui Terminal BBM Teluk Kabung, Sumatera Barat," ujar Erika di Medan, Selasa (28/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Fitri, tercatat ada 6 lembaga penyalur BBM yang tak bisa dilayani secara reguler akibat putusnya jembatan tersebut. Masing-masing empat SPBU, yakni 2 unit di Panyabungan, satu di Kecamatan Natal dan satu lagi di Kecamatan Kotanopan. Kemudian, satu Agen Premium Minyak Solar (APMS) dan satu unit Solar Packed Dealer Nelayan (SPDN) juga tak terjangkau.

Pengalihan suplai ini juga berpengaruh terhadap durasi dan jarak tempuh distribusi BBM yang menggunakan mobil tangki. Jarak tempuh normal selama ini dari Sibolga menuju Mandailing Natal rata-rata sekitar enam jam, sementara dari Teluk Kabung di Padang, Sumbar menuju Mandailing Natal jarak tempuh menjadi 14 jam.

"Tetapi hal ini tidak masalah, yang penting ketersediaan BBM terutama jenis premium dan solar tetap terjaga dan masyarakat terpenuhi kebutuhannya. Jika jembatan sudah bagus kembali, maka suplai BBM akan dilakukan seperti biasa lagi," ujar Erika.

Jembatan Aek (Sungai) Ranto Puran di Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan Kota, Mandailing Natal, rusak setelah dihantam banjir yang terjadi Minggu (26/2/2012) lalu, sekitar pukul 20.00 WIB. Jembatan tersebut merupakan bagian dari Jalur Lintas Sumatera yang menghubungkan Provinsi Sumut dan Sumbar.

(rul/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads