Penyerangan di RSPAD, TNI Klaim Tak Kecolongan

Penyerangan di RSPAD, TNI Klaim Tak Kecolongan

- detikNews
Selasa, 28 Feb 2012 13:53 WIB
Penyerangan di RSPAD, TNI Klaim Tak Kecolongan
Jakarta - Pihak TNI tidak mau disebut kecolongan atas pecahnya penyerangan di rumah duka RSPAD, Gatot Subroto. RSPAD Gatot Subroto dijaga satpam bukan dijaga ketat seperti di Mabes TNI Cilangkap.

"Kita tidak kecolongan, karena RS itu dijaga oleh satpam. Bukan dijaga ketat seperti di mabes," ujar Kapuspen TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul usai acara rakor penerangan TNI se-Indonesia, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2012).

Menurut Iskandar, penjagaan di RSPAD dijaga oleh satpam karena memang RS itu dibentuk untuk melayani orang sakit. Hal ini berbeda dengan Mabes TNI yang sangat dijaga ketat petugas TNI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, sekitar 10 orang warga Kampung Ambon yang sedang melayat di rumah duka RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat tiba-tiba diserang oleh sekitar 50 orang Kampung Ambon, Kamis (23/2) dini hari. Dua orang tewas di lokasi dalam peristiwa itu, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka.

Polisi telah menetapkan lima tersangka dalam kasus tersebut yakni Edward Tupessy alias Edo Kiting, Gretes alias Heri, Toni alias Ongen, Rens, Abraham. Kelimanya dijerat pasal 340 KUHP jo 338 KUHP jo pasal 170 KUHP.

(nik/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads