"Premanisme itu kan tidak boleh. Jadi yang tidak sekolah kita dorong supaya sekolah," ujar M Nuh di Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Kemdikbud di Bojongsari, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (28/2/2012).
Mendikbud menjelaskan anak-anak tidak sekolah karena tiga hal. Pertama karena tidak punya uang alias alasan ekonomi, kedua belum sadar untuk sekolah, ketiga karena terpaksa mengurus urusan yang lain, misalnya membantu orang tua mencari uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sudah terlanjur menjadi preman?" tanya wartawan.
"Ya kita buat sekolah preman. Sekolah preman artinya bukan menghasilkan preman. Jadi kita bekerja sama dengan lembaga, kementerian sosial, Kementerian Hukum dan HAM, dan masyarakat. Supaya ini tidak menjadi beban," kata Mendikbud.
(nik/vit)











































