Terbakarnya toko dan gudang kembang api itu membuat ledakan cukup hebat. Suaranya terdengar hingga radius 2 km. Asap hitam membuat panik warga sekitar.
"Karyawan dan warga langsung berhamburan," kata saksi mata, Bambang, Selasa (28/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ledakannya dari gudang, seperti pesta kembang api," kata Bambang yang tinggal 100 meter dari lokasi kebakaran itu.
8 Mobil pemadam kebakaran datang silih berganti. Untuk menjangkau bagian dalam, petugas memanfaatkan mobil crane yang sehari-hari standby di seberang lokasi kebakaran. Tak sampai satu jam, sekitar pukul 09.50 WIB, api berhasil dipadamkan.
Rumah Nyah Ayem, selain untuk toko dan gudang kembang api, juga digunakan sebagai pusat jual beli ular. Saat kejadian, hewan melata tersebut masih sempat diselamatkan dan dibawa ke halaman kantor kecamatan Tegalrejo.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selain toko, gudang kembang api, toko roti, dan warnet, juga terbakar.
(try/nrl)











































