"Mas BW (Bambang Widjojanto) sudah tahu ada (tersangka baru). Nanti pengumuman tersangka saya tidak akan sendiri," kata Ketua KPK Abraham Samad kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/2/2012).
Abraham mengaku tak mau buru-buru mengumumkan tersangka baru. Dia ingin menunggu pimpinan KPK yang lain sepakat terlebih dahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abraham menegaskan dirinya memang selalu ingin cepat. Tapi kali ini dia ingin menghormati teman-teman sesama pimpinan KPK.
"Ya kan pimpinan KPK kolektif kolegial. Kalau saya Anda kan tahu selalu berjalan cepat, saya harus sesuaikan diri," kata Abraham sambil tertawa.
Kasus Proyek Hambalang dikerjakan pada 2010 di atas lahan 30 hektar. Proyek itu pernah disebut Nazaruddin sebagai sumber pendanaan untuk pemenangan Anas di Kongres PD di 2009. Proyek di Kemenpora itu bernilai Rp 1,2 triliun. Anas sudah membantah terlibat dalam kasus itu.
(van/ndr)











































