Prosesi wisuda di Universitas Udayana (Unud) Bali sempat dihentikan hampir setengah jam lamanya setelah ada ancaman bom yang ditujukan kepada gedung Rektorat UNUD, Jl Uluwatu, Kuta, Sabtu (25/2/2012).
Ribuan peserta prosesi wisuda yang terdiri wisudawan dan keluarga mahasiswa sempat dievakuasi keluar sekitar pukul 11.30 Wita. Tim Gegana dari Brimob Polda Bali datang untuk melakukan penyisiran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil pemeriksaan tim Gegana nihil bom, untuk saat ini situasi sudah aman," kata Kabid Humas Polda Bali melalui SMS kepada wartawan, Sabtu (25/2/2012).
Namun kata dia untuk memberikan rasa aman kepada peserta wisuda, kepolisian masih akan tetap disiagakan di kampus Unud hingga acara selesai. "Langkah ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," imbuhnya.
Rektor Unud Prof Bakta belum bisa dikonfirmasi terkait ancaman tersebut. Saat dihubungi melalui telepon yang bersangkutan tidak mengangkatnya.
Ancaman bom itu dilakukan oleh seorang laki-laki melalui telpon pukul 09.00 Wita, pria ini mengatakan akan melendakkan kampus. Hanya saja ancaman itu tidak terbukti. Mahasiswa pun bisa menyelesaikan kuliah setelah diwisuda.
(gds/gah)











































