"Belum, masih diselidiki," kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Reynhard Silitonga kepada detikcom, Sabtu (25/2/2012).
Menurut Reynhard, laporan yang disampaikan Johnson sedang dipelajari. Sementara mobil yang dicoret dengan tulisan 'diam atau mati' sudah dibawa pulang oleh pengacara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, mobil Johnson Panjaitan yaitu Toyota Rush nomor B 2664 MI dicoret oleh orang tak dikenal dengan tulisan "Diam atau Mati!" saat diparkir di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Jumat (23/2).
Menurut Johnson, sebelumnya ia memarkirkan mobilnya di area parkir F3 Terminal 2F, Kamis (23/2), sekitar 05.00 WIB. Kemudian ia terbang ke Singapura dan kembali hari ini, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat hendak mengmbil mobilnya, ia terkejut melihat coretan pilok berwarna merah bernada ancaman di bagian sisi kanan mobil.
(mad/mad)










































