Pantauan detikcom, dua bus Polda Bali pengangkut napi dikawal ketat oleh pasukan bersenjata dari Polres Banyuwangi, Jumat (24/2/2012) sekitar pukul 18.45 WIB.
Kedatangan para napi yang juga dikawal Brimob bersenjata tersebut nampak diwarnai suasana tegang. Brimob menggiring napi secara bergantian masuk ke dalam Lapas. Tiap 2 napi dikawal empat Brimob dengan langkah setengah berlari.
Total keseluruhan napi yang masuk ke Lapas Banyuwangi berjumlah 27 orang dari 53 napi. Diantara 27 napi tersebut, ada sembilan napi yang statusnya hanya transit, sebelum dikirim ke Lapas lainnya.
"Lima napi akan dijemput Lapas Jember, empat napi lainnya ke Lapas Bondowoso. Sementara mereka hanya transit di sini," kata Kepala Lapas Banyuwangi, Krismono, pada wartawan seusai serah terima napi.
Proses serah terima napi berlangsung tegang dan memakan waktu sekitar satu jam lebih. Meski begitu, semua proses berjalan dengan aman serta lancar. Selanjutnya, giliran 26 napi lainnya yang akan dibawa ke Lapas Porong, Sidoarjo, diberangkatkan ke tujuan.
Menurut Krismono, semua napi pindahan dari Lapas Kerobokan akan menjalani masa perkenalan lingkungan (mapenaling) di Lapas Banyuwangi. Mereka diperlakukan sama seperti napi lainnya yang lebih dulu menghuni Lapas kelas 2B tersebut.
"Kita perlakukan sama dengan napi lainnya. Napi pindahan Krobokan harus menjalani mapenaling dahulu,β katanya.
Dari pantauan di lokasi, seusai dipindahkan dari bus yang mengangkutnya. Para napi pindahan tersebut langsung dikumpulkan di Aula Lapas Banyuwangi. Mereka dibagi dalam tiga kelompok untuk memudahkan pendataan dan penyuluhan singkat.
(mad/mad)











































