Ahmad Ali: Presiden Tidak Bicara Reshuffle Kabinet

Ahmad Ali: Presiden Tidak Bicara Reshuffle Kabinet

- detikNews
Senin, 02 Agu 2004 19:31 WIB
Jakarta - Pakar hukum pidana Prof DR Ahmad Ali mengakui dirinya dipanggil Presiden Megawati secara khusus. Namun dalam pembicaraannya dengan presiden, tidak disentuh soal isu reshuffle.Saya memang diundang secara khusus. Undangannya sebenarnya sudah 4 hari lalu. Dan kita bicara masalah hukum saja, lain tidak," kata Ahmad Ali saat dihubungi detikcom melalui telepon di Jakarta, Senin (2/8/2004). Secara spesifik, Ali mengatakan, pertemuan dengan presiden adalah untuk membahas masalah hukum, menyangkut dikeluarkannya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan UU terorisme yang menyangkut peristiwa bom di Bali. "Saat pertemuan, presiden didampingi Kepala BIN Hendropriyono. Tapi kepala BIN tidak bicara sama sekali, dia terlihat diam saja sejak dari awal," ungkap Ali.Saat ditanya, apakah dalam pembicaraannya dengan presiden juga menyinggung soal kinerja kejaksaan, Ali kembali membantah. "Tidak ada menyinggung kejaksaan. Dan tidak membicarakan soal secara spesifik soal kinerjanya. Sama sekali tidak menyinggung, saya katakan yang benar," ungkap Ali. Saat dirinya ditanya apakah bersedia menggantikan MA Rachman jika diminta presiden, Ali menyatakan siap. "Saya ini akan pakar hukum, punya concern untuk bisa menyumbangkan pengetahuan saya tentang hukum. Prisnsip saya, akan saya terima andaikata presiden membutuhkan, dan siapa saja yang meminta," ungkapnya. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads