SBY: Kebebasan Pers Harus jadi Komitmen Bersama
Senin, 02 Agu 2004 17:26 WIB
Jakarta - Kebebasan pers harus menjadi komitmen bersama. Pers harus mendapat peran dan kebebasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal itu disampaikan calon presiden (capres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berkunjung ke Kantor Majalah Tempo di Jl. Proklamasi 72, Jakarta Pusat, Senin (2/8/2004). "Jika saya terpilih nanti, saya sebagai salah seorang yang berperan dalam sejarah reformasi dari pihak TNI ingin mengatakan bahwa kebebasan pers sebagai komitmen demokrasi harus kita tegakkan," ujarnya saat ditanya apakah dirinya akan menegakkan UU Pers jika terpilih.Dia menambahkan, apabila ingin menjalankan reformasi, nilai-nilai keadilan dan kebebasan harus ditegakkan secara serius. "Yang jelas, pers harus mendapat peran dan kebebasan yang sesuai dengan peraturan di negeri ini," katanya. Sementara Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Bambang Harimurti dalam sambutannya mengungkapkan, selama ini kebebasan pers selalu dibatasi dan diperlakukan seperti hukum kolonial. Dia berharap SBY dapat menegakkan kebebasan pers jika terpilih. "Mudah-mudahan kalau nanti Pak SBY terpilih, kita bisa maju bersama," harapnya. Bambang memberikan 3 buah buku kepada SBY saat tiba di Kantor Tempo. Salah satunya berjudul "UU Pers Sebagai Lex Specialis". Selain disambut Bambang, kedatangan capres Partai Demokrat itu juga disambut Kuasa Hukum Tempo Todung Mulya Lubis serta wartawan senior Ahmad Taufik dan Luthfi. Saat ini, mereka mengadakan pertemuan tertutup di lantai I.
(rif/)











































