"Warga binaan lain tetap diberi kesempatan untuk ikut evakuasi, sekarang sedang didata, siapa yang mau, siapa yang tidak," kata Menkum HAM, Amir Syamsudin, di LP Kerobokan, Jl Tangkuban Perahu, Badung, Kamis (23/2/2012).
Pihaknya membuka kesempatan luas kepada siapapun warga binaan yang mau pindah sejenak dari LP itu. Namun yang menjadi prioritas lebih dulu adalah napi asing, wanita dan anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perpindahan ini akan dilakukan secepatnya. Jika sudah selesai, pihaknya akan segera melakukan perbaikan fasilitas di LP tersebut.
"Sampai pelayanan kepada warga binaan bisa maksimal dan normal," tandasnya.
LP Kerobokan memiliki kapasitas 300-an orang namun dihuni 1.015 napi. Sebanyak 60 di antaranya merupakan napi asing.
(mok/ndr)











































