Penelitian ini dilakukan lembaga Ecole Française d'Extrême-Orient (EFEO/Pusat Penelitian Perancis untuk Timur Jauh) yang bekerjasama dengan Arkeologi Nasional serta Universitas Negeri Medan (Unimed). Salah seorang anggota tim peneliti Ichwan Azhari menyatakan, serpihan kapal kuno di Kota China Medan Marelan pada kotak gali ukuran 3x4 meter di kedalaman 1,4 meter yang berlokasi di halaman depan Museum Situs Kota China.
“Temuan pecahan kapal ini memperkuat temuan-temuan kapal sejenis yang pernah ada. Pada tahun 1989 arkeolog juga menemukan kapal kuno d tepi Danau Si Ombak yang tak jauh dari lokasi saat ini,” kata Ichwan Azhari kepada wartawan di Medan, Kamis (23/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dari zaman apa, bangsa apa pemilik perahu ini, bagaimana bentuknya, usia dan fungsinya belum bisa dijawab karena ini memerlukan penelitian yang lebih dalam, termasuk uji karbon dating di laboratorium untuk menentukan usia absolut kapal kuno ini,” kata Azhari.
Kendati begitu, kata Azhari, temuan ini semakin meyakinkan, Kota Medan memiliki sejarah yang panjang sebagai kota internasional sejak abad ke-12. Eskavasi di situs Kota China diharapkan dapat mengungkap misteri kota kuno yang sangat penting ini.
(rul/nrl)











































