"Ada 12-15 provokator. Setelah evakuasi berakhir, mereka akan kita ambil," kata Kapendam Udayana, Kolonel Wing Handoko, di pelataran LP Kerobokan, Denpasar, Kamis (23/2/2012).
Menurutnya, belasan orang provokator tersebut memicu terjadinya kerusuhan di dalam Lapas. Mereka juga mengerahkan massa napi untuk melakukan tindakan anarkis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara ini proses evakuasi masih dalam tahap persiapan. Lima ratusan orang polisi bersegaram anti huru hara lengkap dengan tameng dan topeng gas air mata telah bersiap untuk masuk ke dalam Lapas dan menghadapi kemungkinan perlawanan dari para napi.
(gds/lh)











































