"8 rumah dan 1 musola hanyut dan sekitar 200 rumah rusak. 1 Buah jembatan putus dan jalan Simpati Malampah putus," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), DR. Sutopo Purwo Nugroho, APU., dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (23/02/2012).
Dijelaskan Sutopo, banjir bandang itu terjadi di dua lokasi, yaitu Kampung Maringgiang, Jorong Bungo Tanjuang, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, dan Kampung Simpang 3, Marambuang, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja untuk sementara masyarakat diungsikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sutopo, banjir bandang itu sebagai akibat dari hujan lebat yang turun semenjak Rabu siang. Dengan ketinggian 5 meter, banjir tersebut membawa kayu gelondongan dan material debris dari Bukit Rimbo Malapah.
Saat ini, jelas Sutopo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman bersama Tagana, TNI, Polri, PMI, dinas terkait, dan masyarakat telah berada di lokasi guna bantuan penanganan bencana. Selain itu, Kepala BNPB juga sudah menginstruksikan agar BPBD Sumatera Barat dan BPBD kabupaten/kota terdekat, seperti BPBD Kab. Pasaman Barat, BPBD Solok, dan BPBD Agam segera memberikan bantuan.
(ans/ndr)











































