Kerusuhan di LP Kerobokan Dikerahkan Seorang Napi

Kerusuhan di LP Kerobokan Dikerahkan Seorang Napi

- detikNews
Rabu, 22 Feb 2012 18:33 WIB
Kerusuhan di LP Kerobokan Dikerahkan Seorang Napi
Jakarta - Kasus penusukan antar napi MA dan MB berujung pada kerusuhan di LP Kerobokan, Denpasar, Bali. MA berupaya mendapatkan barang bukti pisau yang ditusukkan MB ke tubuhnya. Namun barang bukti tersebut tak kunjung didapat.

MA akhirnya mengerahkan napi melakukan perusakan dan pembakaran beberapa area LP Kerobokan.

"Bermula dari kejadian Minggu (19/2), soal penusukan. Korban penusukan itu yang memicu pembakaran LP Kerobokan," kata seorang sumber detikcom di kepolisian Bali, Rabu (22/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah kasus penusukan tersebut, MA lantas mendatangi Kepala Pengamanan LP, Anang, ke ruangannya, Selasa (21/2). MA menanyakan keberadaan pisau lipat MB tersebut. Anang lantas menjawab kalau pisau lipat itu ada di tangannya.

"Merasa tidak puas, malamnya harinya pukul 22.30 wita, kembali mendatangi KPLP menanyakan barang bukti itu. Anang jawab dibawa petugas," ujarnya.

Pukul 22.45 Wita, MA bersama 4 napi lainnya mendatangi seorang petugas berinisial NG. MA menanyakan kepada NG mengenai pisau lipat itu. Namun NG mengaku tidak mengetahuinya. Mendengar jawaban NG itu, MA serta 4 rekannya terlibat adu mulut dengan NG.

"Akhirnya MA dan teman-temannya menghajar NG," ungkapnya.

Usai mengeroyok NG, MA mengajak napi-napi lainnya selain 4 napi tadi melakukan kerusuhan dan keributan di dalam LP Kerobokan. MA dan teman-temannya melakukan pelemparan batu, merusak dan membakar fasilitas LP seperti pintu, blok pagar, pembatas ruang induk dan blok napi, membakar ruang registrasi, ruang besuk, ruang Kalapas, gudang senjata, dan pintu LP.

Hingga Rabu (22/2/), pukul 07.00 Wita, polisi merangsek masuk ke dalam LP. Namun sempat tertahan karena pintu terkunci. Tak lama, polisi pun masuk. Saat hendak masuk, beberapa napi melempari polisi dengan batu. Polisi pun mengeluarkan tembakan peringatan. Namun tembakan tersebut tak digubris. Alhasil, polisi terpaksa menembak napi

"Akhirnya petugas menembak napi mengakibatkan 3 napi terkena luka tembak," jelasnya.

Pukul 08.00 WIB, suasana mulai kondusif. Polisi menyita 14 senjata air soft gun beserta amunisi inventaris LP. Tak lama, Kapolda Bali Irjen Pol Totoy datang ke LP. Kapolda sempat menemui perwakilan para napi. Di saat inilah, napi membeberkan duduk persoalan penyebab kerusuhan tersebut.

Totoy sebelumnya mengatakan penyebab kerusuhan berawal dari pertikaian antar napi pada Minggu (19/2). Karena permasalahan tersebut belum tuntas, hal ini merembet terjadinya kerusuhan. Kebetulan kapasitas di LP sendiri berlebih.

(gus/vit)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads