"Kami mengingatkan pemerintah. Overcapacity itu nggak cuma terjadi di LP Kerobokan. Hampir seluruh LP di Jakarta kelebihan kapasitas," kata Deputi Direktur Program Center for Detention Studies (CDS) Gatot Goei saat dihubungi detikcom, Rabu (22/2/2012).
Berdasar sistem database pemasyarakatan (SDP) mengenai kapasitas lapas dan jumlah penghuninya, mayoritas lapas memang kelebihan muatan. Berikut ini sebagian LP yang mengalami kelebihan kapasitas lebih dari 200 persen per tanggal 22 Februari:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Lapas Cipinang, jumlah tahanan & napi 2.181, sementara kapasitas 880. Kelebihan 248 persen.
2. Lapas Narkotika, jumlah tahanan & napi 2.557, sementara kapasitas 1.084. Kelebihan 236 persen.
3. Lapas Salemba, jumlah tahanan & napi 1.043, sementara kapasitas 332. Kelebihan 314 persen.
4. Rutan Jaktim, jumlah tahanan & napi 1.053, sementara kapasitas 504. Kelebihan 209 persen.
5. Rutan klas I Cipinang, jumlah tahanan & napi 2.829, sementara kapasitas 1.136. Kelebihan 249 persen.
6. Rutan klas I Jakpus, jumlah tahanan & napi 3.399, sementara kapasitas 1.500. Kelebihan 227 persen.
Kanwil Jawa Timur
1. Lapas Banyuwangi, jumlah tahanan & napi 782, sementara kapasitas 260. Kelebihan 301 persen.
2. Lapas Kediri, jumlah tahanan & napi 725, sementara kapasitas 325. Kelebihan 223 persen.
3. Lapas Madiun, jumlah tahanan & napi 1.309, sementara kapasitas 536. Kelebihan 244 persen.
4. Lapas Mojokerto, jumlah tahanan & napi 473, sementara kapasitas 180. Kelebihan 263 persen.
5. Lapas Tulungagung, jumlah tahanan & napi 326, sementara kapasitas 150. Kelebihan 217 persen.
6. Lapas Wanita Malang, jumlah tahanan & napi 382, sementara kapasitas 164. Kelebihan 233 persen.
7. Rutan Surabaya, jumlah tahanan & napi 1.742, sementara kapasitas 504. Kelebihan 346 persen.
Kanwil Bali
1. Lapas Denpasar, jumlah tahanan & napi 1.015, sementara kapasitas 323, Kelebihan 314 persen.
2. Lapas Tabanan, jumlah tahanan & napi 101, sementara kapasitas 47. Kelebihan 215 persen.
Kanwil Banten
1. Lapas Anak Tangerang, jumlah tahanan & napi 2.102, sementara kapasitas 800. Kelebihan 263 persen.
2. Rutan Tangerang, jumlah tahanan & napi 746, sementara kapasitas 308. Kelebihan 242 persen.
Kanwil Jawa Barat
1. Lapas Banceuy Bandung, jumlah tahanan & napi 1.435, sementara kapasitas 600. Kelebihan 239 persen.
2. Lapas Bekasi, jumlah tahanan & napi 1.690, sementara kapasitas 470. Kelebihan 360 persen.
3. Lapas Ciamis, jumlah tahanan & napi 396, sementara kapasitas 118. Kelebihan 336 persen.
4. Lapas Karawang, jumlah tahanan & napi 1.068, sementara kapasitas 300. Kelebihan 356 persen.
5. Lapas Narkotika Bandung, jumlah tahanan & napi 906, sementara kapasitas 224. Kelebihan 404 persen.
6. Lapas Narkotika Cirebon, jumlah tahanan & napi 953, sementara kapasitas 460. Kelebihan 207 persen.
7. Lapas Subang, jumlah tahanan & napi 886, sementara kapasitas 400. Kelebihan 222 persen.
8. Lapas Sukabumi, jumlah tahanan & napi 672, sementara kapasitas 200. Kelebihan 336 persen.
9. Lapas Tasikmalaya, jumlah tahanan & napi 389, sementara kapasitas 150. Kelebihan 259 persen.
10. Rutan Cirebon, jumlah tahanan & napi 515, sementara kapasitas 166. Kelebihan 310 persen.
Kanwil Jawa Tengah
1. Lapas klas I Semarang, jumlah tahanan & napi 1.095, sementara kapasitas 530. Kelebihan 207 persen.
2. Lapas Pati, jumlah tahanan & napi 367, sementara kapasitas 111. Kelebihan 331 persen.
3. Lapas Purwokerto, jumlah tahanan & napi 351, sementara kapasitas 111. Kelebihan 316 persen.
(gus/nrl)











































