Cerita itu diungkapkan ke publik saat memberi testimoni dalam acara peluncuran Buku "4 Pilar Satu Untuk Indonesia" di Gedung Nusantara IV DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2/2012).
Megawati menuturkan mengenai kebiasaan Taufiq Kiemas yang selalu mengajak makan malam bersama ketika ada hal-hal serius yang ingin disampaikan oleh suaminya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena tahu kebiasaan suaminya tersebut, Megawati langsung menelpon orang-orang dekatnya untuk mengetahui apa yang akan dibicarakan oleh suaminya. Orang-orang dekat itu diantaranya Pramono Anung dan Tjahjo Kumolo.
"Aku telepon Pram, Pram tadi Bapakmu ngomong apa. Saya telepon Tjahjo, Bapakmu ngomong apa. Kalau saya tahu apa, saya baru bilang nggak mau, paling dia bilang mama ini keras kepala," canda Mega yang disambut gelak tawa hadirin.
"Kalau sudah tahu saya tidak temani makan, dan Bapak bilang saya keras kepala. Saya hanya mengawasi dietnya saja. Kamu makan segini saja, kalau saya bebas. Saya malah disebut eksentrik sama Bapak," ungkapnya.
"Saya bilang Pak Surya (Surya Paloh), masak saya dibilang eksentrik. Nggak apa-apalah, ada yang eksentrik asal demi bangsa dan negara," tutur Mega.
(mpr/gah)











































