'Preman Baik' Demo di Bundaran HI Minta John Kei Dihukum Mati

'Preman Baik' Demo di Bundaran HI Minta John Kei Dihukum Mati

- detikNews
Rabu, 22 Feb 2012 13:51 WIB
Preman Baik Demo di Bundaran HI Minta John Kei Dihukum Mati
Jakarta - Sedikitnya 300 pemuda demo mendukung proses hukum terhadap tersangka pembunuhan bos PT Sanex Indonesia, Tan Hari Tantono (50) alias Ayung, John Refra Kei. Pendemo yang mengklaim sebagai preman baik ini meminta John Kei dihukum mati.

Pendemo menggelar aksi di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (22/2/2011) mulai pukul 13.00 WIB.

Pendemo kompak mengenakan ikat kepala dari tali rafia yang dikepang warna merah. Mereka juga membentangkan poster-poster bertuliskan "Pak hakim dan jaksa hukum mati John Kei", dan "John Kei dan antek-anteknya harus dihukum mati,"

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, pendemo membentangkan spanduk ukuran 50 cm x 3 meter warna putih dengan tulisan warna merah bertuliskan "Tegakkan hukum tanpa pandang bulu siapa pun pelakunya harus diusut tuntas."

"Apa yang telah dilakukan John Kei telah merusak nama baik preman. Preman itu tidak seperti John Kei. Preman itu baik, preman itu membantu masyarakat," kata seorang orator yang mengenakan batik warna merah dan celana jeans warna biru berapi-api.

"Hukum mati John Kei, John Kei itu pembunuh. Kami siap dukung Polri," lanjut dia.

Pernyataan sang orator itu langsung disambut teriakan "Hidup Preman yang baik... hidup preman yang baik"!

Pendemo meluber di badan jalan busway mengakibatkan aras lalu lintas dari Jalan Sudirman menuju Bundaran HI padat. 10 Personel kepolisian berjaga-jaga di lokasi demo.

(aan/vit)


Berita Terkait