Mega Tolak Berandai-andai Soal Gugatan Wiranto
Senin, 02 Agu 2004 15:20 WIB
Jakarta - Kubu Wiranto-Salahuddin Wahid menggugat hasil pemilu presiden ke Mahkamah Konstitusi. Bagaimana kalau Wiranto menang, dan Mega-Hasyim Muzadi ke gagal ke putaran kedua pemilu presiden?Megawati, capres PDIP yang juga Presiden RI, menolak berandai-andai soal itu. "Kok, mesti kalau-kalau. Nanti sajalah dilihat," begitu tanggapannya ketika di-door stop alias dicegat wartawan untuk wawancara.Dan hanya itu jawaban Mega yang saat itu mengenakan baju hitam bermotif warna-warni dan. Setelah itu Mega, yang dicegat wartawan saat meninggalkan rapat terbatas di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta, Senin (2/8/2004) pukul 14.47 WIB, tak lagi menaggapi pertanyaan wartawan.Selanjutnya Mega, yang didampingi Sekretaris Negara Bambang Kesowo, menuju Jakarta Convention Centre (JCC) untuk memenuhi undangan silaturahmi dari Kamar Dagang dan Indonesia (Kadin). Rapat terbatas kabinet yang membahas penanganan TKI sendiri masih berlangsung.Sebelum memimpin rapat terbatas Presiden juga menerima pakar hukum Prof. Achmad Ali, Kepala BIN Hendropriyono, dan Ketua Kadin Aburizal Bakrie. Nanti malam, pukul 19.00 WIB, Mega akan menghadiri Rakernas ketiga Partai Damai Sejahtera di Pantai Anyer, Serang, Banten.
(gtp/)











































