Pawai ke DPRD, Pelajar Surabaya Tuntut Pendidikan Murah
Senin, 02 Agu 2004 15:15 WIB
Surabaya - Seratusan pelajar Surabaya memprotes tingginya biaya pendidikan. Mereka menuntut pemerintah menghapus berbagai biaya siluman di sekolah.Desakan itu disampaikan seratusan pelajar yang tergabung dalam Forum Pelajar Surabaya, saat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Surabaya, Jl. Yos Sudharso, Senin (2/8/2004).Para pelajar yang datang dengan menggunakan puluhan sepeda motor ini menilai, pemerintah gagal memberikan pendidikan murah kepada rakyat. Pemerintah, kata mereka, juga tidak bisa mengontrol munculnya biaya-biaya siluman di sekolah."Sekolah yang seharusnya menjadi lembaga pendidikan, kini berubah menjadi ajang pencekikan rakyat. Guna mendapat predikat sekolah terbaik, kita dipunguti berbagai biaya siluman," kata seorang pelajar dalam orasinya.Sejumlah poster diusung oleh para pelajar ini dalam aksinya. Poster-poster itu antara lain berbunyi 'Harga Buku Meroket Dompet Wali Murid Kepepet', 'Hapus Biaya Siluman dari Sekolah', dan 'Kami Murid Bukan Sapi Perahan'.Saat ini sekitar 10 orang perwakilan para pelajar ini diterima oleh Komisi E DPRD Surabaya. Sambil menunggu pertemuan itu, para pelajar lainnya tetap menggelar orasi di depan gedung DPRD Surabaya.
(djo/)











































