Andi Mallarangeng: Wisma Atlet Usulan Pemda

Andi Mallarangeng: Wisma Atlet Usulan Pemda

- detikNews
Rabu, 22 Feb 2012 10:25 WIB
Andi Mallarangeng: Wisma Atlet Usulan Pemda
Jakarta - Pembangunan wisma atlet untuk Sea Games 2011 di Palembang, Sumatera Selatan, dibangun bukan atas inisiatif Kementerian Pemuda dan Olahraga. Gedung tersebut dibangun dengan menggunakan APBN Perubahan (APBNP) setelah diusulkan oleh pemerintah daerah (Pemda) Sumsel.

"Ada usulan dari pemda untuk pembangunan wisma atlet," ujar Menpora Andi Mallarangeng saat menjadi saksi untuk Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Dia menjelaskan, karena tidak ada anggaran untuk pembangunan wisma atlet di APBN, maka diajukanlah anggaran itu melalui APBNP 2010. "Harapan saya 2010 sudah ada anggaran, bisa masuk perencanaan. Tapi ternyata 2010 belum masuk anggarannya, sehingga dimasukkan APBNP 2010. Memang sangat mepet sekali," tutur Andi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Andi, semula Sea Games 2011 akan digelar di 4 tempat sebagai tuan rumah. Komite Olimpiade Indonesia menentukan 4 tempat itu yakni Jateng, Jabar, DKI, dan Sumsel. Namun karena ada keberatan dari pihak kontingen, tempat pelaksanaan Sea Games digelar di 2 wilayah yakni DKI dan Sumsel.

Mengingat penginapan di Sumsel masih sangat terbatas, maka pemda setempat mengajukan usulan pembangunan wisma atlet di kompleks olahraga Jakabaring. Usulan itu diajukan sekitar Februari 2010.

"Usulan pertama Rp 416 miliar untuk wisma atlet. Belakangan ada lagi usulan dari komite yang melaksanakan pembangunan wisma atlet sekitar Rp 322 miliar. Usulan itu lalu diproses, ada tim verifikasi di kementerian dan konsultasi dengan pihak terkait," papar Andi.

Sejak mulai bergulirnya proses hukum kasus wisma atlet, Palembang, nama Andi Mallarangeng telah berulang kali disebut oleh para terdakwa. Tidak hanya dalam kasus tersebut, namun juga dalam proyek Hambalang.

Terakhir adalah pengakuan dari Ketua Komisi X DPR, Mahyuddin, bahwa dirinya pernah mengikuti rapat bersama Menpora Andi Mallarangeng di Kantor Kemenpora. Menurutnya di dalam rapat itu, Nazaruddin melaporkan kemajuan pembebasan lahan untuk proyek Hambalang kepada Andi.


(vit/nrl)


Berita Terkait