Polisi Terus Gali Kasus Kriminal yang Libatkan Kelompok John Kei

Polisi Terus Gali Kasus Kriminal yang Libatkan Kelompok John Kei

- detikNews
Rabu, 22 Feb 2012 09:36 WIB
Polisi Terus Gali Kasus Kriminal yang Libatkan Kelompok John Kei
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat sedikitnya sudah ada 12 kejahatan kriminal yang dilakukan oleh kelompok John Kei. Saat ini, polisi terus menggali kejahatan lain yang dilakukan kelompok ini.

"Ini kasusnya yang terhimpun sejak tahun 2010-2011. Kita akan usut lagi untuk kejahatan lainnya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/2/2012).

Rikwanto mengatakan, sejak tahun 2010 hingga 2011, sedikitnya sudah ada 12 kasus, termasuk pembunuhan Ayung alias Tan Hari Tantono (50) yang diduga dilakukan oleh kelompok John Kei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah kompilasi beberapa kasus-kasus yang berkaitan kelompok tersebut. Kemarin ada 12 (kasus), bersama kejadian kemarin," tuturnya.

Kasus tersebut di antaranya penganiayaan, pengancaman, perbuatan tidak menyenangkan, mematok tanah, kasus pengeroyokan dan lain-lain. "Sedang kita dalami berkaitan kelompok Kei ini mudah-mudahan kita bisa kita usut," ucap Rikwanto.

Ia menambahkan, kasus-kasus lain yang terjadi sebelum tahun 2010 yang diduga dilakukan kelompok John Kei terus diusut hingga polisi menemukan bukti-bukti.

"Kalau ada kaitan yang jelas, dan bukti-bukti yang mendukung, kemungkinan diusut bisa saja," tegasnya.

Rikwanto mengatakan, bila kasus yang dilakukan kelompok John Kei ini terjadi dalam waktu yang berbeda, maka bisa menambah banyak penuntutan nantinya selama kasus tersebut belum kadaluwarsa.

"Kalau ada kejadian yang waktunya berlainan bisa dipisah-pisah. Habis perkara satu selesai, bisa dihukum untuk perkara lainnya selama belum kadaluwarsa," papar Rikwanto.

John Kei ditangkap aparat Polda Metro Jaya di Hotel C'One Pulomas, Jakarta Timur pada Jumat (17/2) malam lalu. Ia ditangkap terkait pembunuhan Ayung alias Tan Hari Tantono di Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, 26 Januari 2012 lalu.

(mei/nvc)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads