Hal ini yang dialami oleh warga Komplek Bea Cukai, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara. Versi Nur Aini Lubis (52), dia dizalimi. "Tiba-tiba saya diludahi oleh Barita Pardede," kata Nur Aini Lubis yang kini jadi tersangka, kepada detikcom, Selasa (21/2/2012).
Ribut-ribut tetangga yang hanya berselang 2 rumah ini meletus pada 29 November 2011 silam. Entah siapa yang memulai, nenek dua cucu ini mengaku tiba-tiba diludahi oleh Barita. Saling tuding dan saling menyalahkan serta teriakan keduanya membuat warga sekitar berkerumun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besok sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara," kata Nur Aini.
Beda Nur Aini, beda pula versi Barita. Menurut mantan karyawati Kedubes Meksiko di luar negeri, pertengkaran keduanya telah berlangsung lama. Bahkan di antara mereka sudah pernah didamaikan oleh Kapolsek Cilincing dan Ketua RT setempat. Namun baru 2 hari berdamai, terjadilah kejadian tersebut.
"Saya orang berpendidikan, malu seperti ini terus berlarut-larut. Tapi dia mengulangi lagi. Terpaksa saya membawa kasus ini ke pengadilan hanya ingin memberikan efek jera kepada dia. Supaya jangan mengulangi lagi," papar Barita yang juga istri pegawai Lemhannas ini.
(asp/nrl)










































