Hal ini disebutkan Wakil Ketua DPRD Sumut, Kamaluddin Harahap saat meninjau lokasi kebakaran di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Gang Seto, Medan, Senin (20/2/2012).
Menurut Kamaluddin, selain mudah digunakan, cepat, saluran air tersebut dapat digunakan warga untuk mengantisipasi rambatan api sebelum mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan Kamaluddin, PDAM Tirtanadi telah mendapat kucuran dana pinjaman dari Pemerintah Provinsi Sumut sebesar Rp 300 miliar untuk perbaikan saluran air, perbaikan mesin dan operasional. Dana tersebut juga dapat dialokasikan untuk pembuatan hydrant antisipasi kebakaran di kawasan padat penduduk di Medan.
Selain itu, pihak kecamatan juga dihimbau membentuk Satgas khusus tanggap api bertanggungjawab melakukan pemantauan dan pengendalian dini jika terjadi kebakaran di wilayah masing-masing.
"Tugas utama Satgas adalah melakukan pengendalian dini jika terjadi kebakaran, termasuk menyampaikan informasi kebakaran secepatnya kepada petugas pemadam kebakaran," tambah Kamaluddin.
Kebakaran di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Gang Seto Medan terjadi Minggu (19/2/2012) sore. Dalam peristiwa itu, 18 rumah warga hangus terbakar dan sebanyak 28 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Korban kebakaran kini terpaksa tinggal di masjid dan rumah warga lainnya sebagai lokasi penampungan.
Salah seorang korban kebakaran, Yasmi mengatakan, sejumlah pihak telah menyalurkan bantuan berupa sembako, tikar dan keperluan rumah tangga lainnya.
"Kami lebih butuh rumah sebagai tempat tinggal. Sampai kapan terus di penampungan," kata Yasmi.
Jumlah kebakaran yang terjadi di wilayah Medan sejak Januari 2012 tercatat sebanyak lebih dari 11 kebakaran. Hampir sebagian besar berada di kawasan padat penduduk dengan berbagai penyebab, mulai akibat hubungan arus pendek listrik, ledakan tabung gas, kompor hingga lilin.
(rul/try)










































