Pimpinan DPR Dukung PPATK Analisis Transaksi Mencurigakan Anggotanya

Pimpinan DPR Dukung PPATK Analisis Transaksi Mencurigakan Anggotanya

- detikNews
Senin, 20 Feb 2012 16:32 WIB
Pimpinan DPR Dukung PPATK Analisis Transaksi Mencurigakan Anggotanya
Jakarta - Ketua DPR RI, Marzuki Alie, tak mau ambil pusing soal temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait transaksi mencurigakan anggotanya. Menurutnya, 2.000 transaksi yang dicurigai itu harus dianalisis PPATK sesuai kewenangannya.

"Silahkan saja, sesuai dengan kewenangannya (PPATK)," kata Marzuki Alie usai menghadiri pertemuan antara Presiden SBY dengan pimpinan lembaga tinggi negara di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/02/2012).

Dikatakan Marzuki, temuan PPATK itu bukanlah sesuatu yang harus diributkan. Sesuai dengan peraturan, lanjutnya, PPATK harus melakukan apa yang telah diamanatkan kepadanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita nggak usah ribut," tambah Marzuki.

Pada kesempatan yang sama, hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI Bidang Polhukam, Priyo Budi Santoso. Meski tidak berkomentar banyak, Priyo mempersilakan PPATK untuk menyelesaikan analisisnya.

"Ya, silakan saja (dianalisis PPATK)," ujarnya singkat lalu memasuki lift di gedung Nusantara III DPR RI.

Seperti diberitakan, PPATK mengungkapkan penelusuran 2.000 transaksi mencurigakan di rekening anggota DPR RI. Ketua PPATK M Yusuf menyebutkan transaksi tersebut mayoritas dilakukan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR.

Namun, laporan itu sempat dipertanyakan anggota Komisi III DPR lantaran penyataan tertulisnya dibubuhi stabilo warna hitam. Yusuf pun menjelaskan alasannya.

"Kami tidak pernah tidak punya semangat tidak transparan, itu berdosa pak. Kenapa kami coret, pak? Pertanyaan di Komisi III adalah hasil analisis. Ini masih diproses," kata M Yusuf dalam rapat Komisi III DPR dengan PPATK.

(ans/nvc)


Berita Terkait