Massa GPI Desak KPK Usut Penjualan Aset-aset Negara

Massa GPI Desak KPK Usut Penjualan Aset-aset Negara

- detikNews
Senin, 02 Agu 2004 10:30 WIB
Jakarta - Sekitar 20 orang demonstran dari Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Massa mendesak KPK mengusut kasus penjualan aset-aset negara yang dilakukan Meneg BUMN Laksamana Sukardi. Massa datang ke kantor KPK, Jl. Veteran III, Jakarta Pusat, mulai pukul 10.00 WIB, Senin (2/8/2004). Mereka melakukan aksi dengan menggelar orasi dan mengibar-ibarkan poster yang dibawa. Massa juga membawa bendera Merah Putih dan bendera GPI.Poster-poster yang dibawa, antara lain, berbunyi, "Tangkap Laksamana Sukardi", "Ini Orang Yang Bikin Bangkrut Bangsa", dan "Koruptor Penjual Aset Bangsa".Koordinator aksi, Erik Fitriadi, menyatakan mereka mendesak KPK memeriksa Meneg BUMN Laksamana Sukardi. Sebab sejak Presiden Megawati memerintah, Laksamana sudah menjual 11 BUMN seperti PT Indosat, PT Telkom, BRI, Mandiri, Perusahaan Gas Negara, dan lain-lain, dengan nilai Rp 16 triliun.Menurut Erik, dana-dana hasil penjualan aset negara dikorupsi untuk dana tim sukses Mega-Hasyim. "Tanpa dukungan tersebut kemenangan Mega sangat sulit diraih di tengah merosotnya suara Mega," kata Erik. Karena itu pimpinan GPI Jakarta menuntut KPK agar mengusut kasus penjualan aset-aset negara dan segera mengeluarkan daftar kekayaan negara sebelum berakhirnya Kabinet Gotong Royong. (gtp/)


Berita Terkait