Namun sebelum kena 'tembak' Menaker Muhaimin buka mulut. Dia tidak kenal Rosa yang merupakan eks anak buah Nazaruddin itu.
"Tidak pernah ketemu Rosa," kata Muhaimin usai menjadi saksi di persidangan suap Kemenaker di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (20/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun saat ditanya apakah Muhaimin mengenali staf Nazaruddin yang lain selain Rosa, dia tidak menjawab. Muhaimin pergi meninggalkan wartawan dan menaiki lift turun ke lantai dasar.
Sebelumnya, melalui pengacaranya, Ahmad Rifai, Rosa mengungkap bahwa ada seorang menteri meminta jatah fee atau pelicin sebesar 8 persen dari nilai proyek agar Permai Group mendapatkan proyek di kementerian yang dipimpinnya.
Tak tanggung-tanggung, permintaan itu secara terbuka disampaikan sang menteri di rumah dinasnya, Widya Chandra, Jakarta, pada pertengahan 2010 lalu.
"Rosa menemui menteri itu di rumahnya. Menteri bilang ada proyek besar. Dan menteri meminta fee 8 persen proyek," tutur Rifai dalam perbicangan dengan detikcom, Minggu (19/2/2012) malam.
(ndr/vit)











































