"Kita sebagai mitra kerja memberikan data dan input yang relevan. Kita mendatangi dan mendorong dan memberikan advise, kalau KPK butuh ahli kita siapkan. Laporan hasil analisis sudah kita berikan," kata Ketua PPATK M Yusuf kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/2/2012).
Menurut Yusuf, PPATK hanya sampai pada tahap melaporkan hasil analisis. Proses selanjutnya berada di tangan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan Yusuf, PPATK siap untuk terus membantu KPK. Sembari mengintip-intip rekening mencurigakan yang terkait Nazaruddin dan juga rekening mencurigakan lainnya.
"Sebagian disiapkan tapi kita masih rekonsialiasi data. Kita akan duduk bersama dan cari tahu perkembangannya. Transaksi Nazar cukup banyak. Itu akan bertambah kalau penyidik KPK menemukan itu," tegasnya.
(van/nvc)











































