Identifikasi awal kepolisian di lokasi, Senin (20/2/2012) jejak-jejak darah ditemukan berceceran di sekitar lokasi.
Jasad Toni, menurut seorang petugas olah TKP, masih dalam kondisi hangat. Dia diduga dibunuh beberapa jam yang lalu, sekitar pukul 03.00 -04.00 WIB.
Jejak darah korban terlihat seratus meter dari lokasi yang berada tidak jauh dari rel kereta. Dugaan awal polisi yang enggan disebutkan namanya, korban dibawa memakai mobil, lalu digotong dan digeletakkan di lokasi di dekat rel.
"Mungkin agar diduga korban tertabrak kereta, tapi kan ini rel-nya sudah tidak terpakai lagi," jelas petugas polisi itu.
Toni yang di KTP-nya lahir pada 1956 ini mengenakan kemeja lengan pendek berwarna biru dan celana panjang abu-abu.
Di dompetnya ditemukan uang kertas Rp 500 dan Rp 100 kertas. Di sakunya ditemukan 1 bungkus rokok dan beberapa lembar uang Rp 50 ribu dan Rp 10 ribu.
"Ini diduga korban pembunuhan. Ada luka di wajahnya," jelas seorang petugas kepolisian Polres Bogor, Charles Pandjaitan yang dikonfirmasi detikcom.
Petugas masih berada di lokasi. Identifikasi sudah selesai dilakukan. Jenazah juga sudah ditutupi dengan karpet.
(ndr/fjp)











































