"Trik untuk memenangkan pimpinan baik di musyawarah cabang (muscab), musyawaran daerah (musda), maupun musyawarah nasional (munas) atau kongres memang begitu. Saya kebetulan sudah lama pengalaman di partai jadi tahu," kata Ruhut kepada detikcom, Sabtu (18/2/2012).
Ruhut menuturkan, semua pemilik suara prinsipnya akan ditempel tim sukses calon Ketua Umum PD. Kemudian diberikan handphone atau Blackberry beserta nomer telepon selular yang baru. Dengan demikian tak ada tawaran uang akomodasi dari kandidat lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah kongres usai, menurut Ruhut, peserta baru diperbolehkan menggunakan nomor yang semula. Ini dianggap trik pemenangan yang jitu.
"Jadi ini memang sudah strategi yang dipakai dan memang efektif," tandasnya.
Tim sukses Anas Urbaningrum dalam kongres PD tahun 2010 lalu, Umar Arsal, meyakini usahanya membagi BlackBerry kepada pendukung Anas bukanlah merupakan pelanggaran. Karenanya dia yakin tak akan ada sanksi dari Dewan Kehormatan PD."Bukan pelanggaran, itu untuk memudahkan komando saja. Itu juga BB kita beli Gemini hartanya juga dapat murah," kata Umar Arsal,sebelumnya.
Dengan BlackBerry yang cukup mutakhir kala itu, Umar berkoordinasi dengan semua pendukung Anas. Termasuk melakukan komando pergerakan selama kongres berlangsung."Ini kan ada forum, satu forum satu komando, jadi dibagi per kelompok. Masing-masing ada operatornya, ya pokoknya itu untuk komando," kata Umar.
(van/ndr)











































