"Kita lihat saja setelah Rapimnas bulan Oktober," jelas Ical di Sentul, Bogor, Sabtu (18/2/2012).
Ical mengaku, Partai Golkar terus melakukan konsolidasi. Salah satu yang dilakukannya yakni mengerek popularitasnya. Memang, popularitas Ical, berdasarkan hasil survei CSIS masih di bawah Megawati, Prabowo, dan JK.
"Untuk masalah popularitas itu bisa dinaikan asal elektabilitas tinggi," tambah Ical.
Kerja menaikan popularitas pun bukan semata kerja dia seorang diri, tetapi juga kerja Partai Golkar bersama kader-kadernya.
"Yang kita lakukan konsolidasi untuk menaikan popularitas partai dan calon presiden," tegasnya.
(ndr/van)











































