"Berbagai hasil survei akhir-akhir ini dari lembaga penelitian selalu menempatkan Megawati dan Prabowo Subianto sebagai capres teratas pilihan masyarakat. Menurut pendapat saya sebagai Ketua Fraksi MPR Gerindra, hasil survei ini menunjukkan kerinduan rakyat terhadap pasangan nomor 2 pilpres 2009 yakni Megawati-Prabowo," kata anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, kepaa detikcom, Sabtu (18/2/2012).
Selain itu,menurut Martin, masyarakat juga menyimpan kekecewaan terhadap pemerintah. "Kerinduan ini tidak terlepas dari fakta munculnya kekecewaan terhadap kasus korupsi yang marak terungkap belakangan ini, tapi pemerintah terlihat tidak tegas bertindak. Kekecewaan terhadap ketidaktegasan inilah yang menimbulkan kerinduan terhadap pasangan Mega-Prabowo," kata Martin,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) melakukan survei prospek Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 terhadap 2.117 responden di 23 provinsi. Hasil survei itu menunjukkan Megawati sebagai salah seorang kandidat dengan dukungan terbanyak.
Dijelaskan CSIS, dukungan terhadap Megawati menempati urutan teratas dengan jumlah pemilih 10 persen dari 2.117 responden. Urutan kedua ditempati Prabowo Subianto dengan pemilih 6,7 persen. Sedangkan urutan ketiga bertengger Jusuf Kalla dengan pemilih 5,6 persen diikuti Aburizal Bakrie dengan 5,2 persen.
Namun elektabilitas Megawati tidak mutlak. Hasil survei juga menunjukkan, jika misalnya SBY maju lagi, maka Megawati akan tersingkir. Sebanyak 17,3 persen responden menyatakan masih akan memilih SBY.
(van/ndr)











































