"Pada saat terjadi pembunuhan, JK ada di TKP. Untuk keterangan selanjutnya, masih akan didalami berdasarkan konfirmasi tersangka-tersangka yang lain dan keterangan yang bersangkutan," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto.
Hal ini disampaikan Rikwanto dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Sabtu (18/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rikwanto mengatakan aparat kepolisian menggunakan analisa digital forensik dalam mengungkap kasus tersebut.
"Pada saat kejadian pembunuhan, ada 13 CCTV. Kita lakukan analisa untuk mengetahui keberadaan dari masing-masing pihak. Diduga pada jam kematian, dan dikaitkan dengan keberadaan tersangka yang sedang berada di hotel," kata Rikwanto.
Dikatakan dia, sedikitnya 75 personel dikerahkan saat penangkapan John Kei. Pengerahan personel itu mengacu pada adanya kesulitan atau melihat kondisi yang akan ditangkap.
"Pada waktu ditangkap, ada banyak rekan JK," kata Rikwanto saat ditanya alasan mengerahkan banyak personel polisi waktu penangkapan John Kei.
John Kei ditangkap terkait pembunuhan Ayung di Swiss-Belhotel, Jakarta Pusat, Selasa (27/1) malam lalu. John Kei saat dibekuk melakukan perlawanan dan didor di bagian kaki.
(aan/ndr)










































