"Saya tidak tahu. Tanyakan saja ke Anas, yang saya tahu hanya Hambalang. Karena saya yang mencatat,"ujar Nazaruddin yang pada Kongres PD 2010 menjadi Bendahara Panitia Pelaksana.
Pengakuan itu disampaikannya di sela-sela persidangan, di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Jumat (17/2). Sidang kali ini mengadendakan mendengar kesaksian Ketua Komisi X DPR, Mahyudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sumber bantuan dari mana-mana. Kader partai lain bantu, termasuk teman-teman Golkar dan PKS yang sekarang ributkan Century. Dahsyat pokoknya, semua mendukung Anas," kata Umar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).
Menurut Umar, Anas adalah tokoh muda yang mudah bergaul. Sehingga sumbangan dan dukungan pun mengalir saat Anas maju dalam Kongres PD.
"Anas anak gaul, apalagi HMI, HMI dimana-mana ada di banyak partai. Anas ini tokoh nasional, dia berhadapan dengan kandidat-kandidat luar biasa, begitu menonjolnya partai lain lari ke Anas," kata Umar.
(fjr/lh)










































