Berikut ini jawaban diplomatis dari Jafar menjawab konfirmasi mengenai isu teguran itu.
"Karena masyarakat dan masuk kategori ketidakpatutan serta arahan yang bijak dari Dewan Pembina, maka kita kembalikan ke Komisi X," ujar Jafar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan bukan seperti otak pelaku intelektual, rencana pembunuhan dan lain-lain. Sekali lagi, kita tidak ada maksud-maksud itu," jawabnya.
Jafar menjelaskan semua legislator PD dibagi habis di 11 komisi di DPR termasuk ketua fraksi harus menduduki kursi kecuali Ketua DPR Marzuki Alie. Menurutnya rotasi tersebut adalah hal yang biasa terjadi disetiap fraksi.
"Dan kita berasumsi bahwa semua tidak kebal hukum, kebetulan komisi 3 mitranya adalah penegak hukum,"ungkapnya
(mpr/lh)










































