SBY: Menteri Jangan Pecah Kongsi

Soal Teluk Buyat

SBY: Menteri Jangan Pecah Kongsi

- detikNews
Minggu, 01 Agu 2004 16:24 WIB
Jakarta - Capres Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono menilai tidak ada koordinasi yang baik dari pemerintah dalam menangani masalah pencemaran lingkungan hidup di Buyat, Minahasa. "Lakukan koordinasi yang baik. Jelaskan kepada publik dengan data dan fakta hasil penelitian yang ada. Jangan sampai menteri negara lingkungan hidup, menteri energi dan sumber daya mineral dan kapolri beda-beda. Itu namanya pecah kongsi. Yang bingung kan rakyat," kata SBY, panggilan akrabnya saat menerima kunjungan Forum Komunikasi Putra-putri ABRI (FKPPI) di Hotel Regent, Kuningan, Jakarta, Minggu (1/8/2004). SBY mengaku, dirinya merasa punya komitmen terhadap penegakan lingkungan hidup. "Saya tidak boleh bilang yang benar mana, tetapi harapan saya untuk kepentingan penegakan lingkungan hidup atau environment sangat penting," tandasnya.Dia juga menyarankan, untuk kepentingan rakyat kecil di Buyat, sebaiknya dilakukan penelitian dengan benar. "Jelaskan kemudian carikan solusi. Jadi bukan masalah siapa yang bertanggungjawab. masalahnya apa, mengapa, kemudian temukan solusinya," tandas SBY.Komando TeritorialDalam kesempatan itu, SBY juga membantah isu dari dokumen yang menyebut dirinya akan membubarkan komando teritorial. Dia mengaku sudah menelepon panglima TNI dan kepala staf TNI AD untuk mengklarifikasi bahwa dokumen itu tidak benar. "Koter harus tetap ada. Yang tidak dilakukan oleh Koter adalah fungsi sosial politik. Itu sesuai dengan cita-cita reformasi TNI," tandasnya. (tis/)


Berita Terkait