Pencarian Amanda Melalui Milis

Pencarian Amanda Melalui Milis

- detikNews
Minggu, 01 Agu 2004 00:07 WIB
Jakarta - Kisah berakhirnya hidup Amanda Defina (22) menyisakan cerita tentang upaya pencarian terhadap dirinya. Selain laporan kehilangan ke polisi, rupanya keluarga juga berupaya mencarinya melalui milis.Surat elektronik tertanggal 29 Juli 2004 itu dilayangkan atas nama pihak keluarga Bapak Sapto dan Ibu Anik yang merupakan orangtua Amanda. Disebutkan, mereka mencari anak perempuannya bernama Amanda yang sudah 2 hari tidak pulang.Amanda disebutkan merupakan mahasiswi Elektro Universitas Trisakti. Ciri-ciri Amanda per Rabu 28 Juli 2004 disebutkan, tinggi badan kurang lebih 165 cm, kulit sawo matang, rambut panjang. Memakai baju warna pink dan celana jeans. Mengendarai Nissan Terrano warna silver nopol B 1167 QU.Kronologis yang dipaparkan, pada Rabu 28 Juli, Amanda terlihat pulang cepat di antara teman-temannya sekitar pukul 11.30 WIB. Pada Kamis 29 Juli, dari pelacakan sinyal Telkomsel, diketahui posisinya ada di Cipayung Puncak pukul 13.00 WIB. Setelah itu HP mati.Tindakan yang dilakukan disebutkan, sudah menghubungi polisi per kemarin (28 Juli 2004). Saat ini (29 Juli 2004), keluarga bersama beberapa teman kampus sedang menyusur di daerah Cipayung.Jika ada yang tahu informasi mengenai Amanda, demikian tertulis dalam surat elektronik itu, harap hubungi Bapak Sapto, Ibu Anik, Hepta selaku kakak sepupu, sambil menyertakan nomor HP."Tolong forward email ini ke milis dan komunitas Anda. Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas bantuan Anda. Semoga Tuhan memberkati selalu," demikian isi surat yang diakhiri dengan salam dari keluarga itu.Surat itu pun tinggal kenangan bersamaan dengan penemuan jasad Amanda. Bahkan pada saat surat pencarian itu dibuat pun, Amanda ternyata sudah berpulang menghadap Yang Kuasa sehari sebelumnya. Hanya kepasrahan dalam kepedihan yang menjadi milik keluarga Amanda.Amanda Defina (22), mahasiswi semester VIII Elektro Fakultas Teknik Industri Universitas Trisakti, ditemukan sudah tak bernyawa pada Jumat 30 Juli 2004 di dalam mobilnya Nissan Terano warna silver B 1167 QU di jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat.Kondisi jenazah mengenaskan karena sudah membusuk. Berdasarkan penelusuran polisi, Amanda menemui ajalnya karena dicekik teman kuliah sekaligus pacarnya Ronald Johannes Ardean (23) pada Rabu 28 Juli 2004. Peristiwa itu terjadi di rumah Ronald di Cimanggis Depok.Menurut keterangan polisi, Ronald mengaku mencekik Amanda karena tidak menerima permintaan Amanda untuk bertanggung jawab atas kehamilan Amanda yang sudah berusia 4 bulan.Setelah membunuh Amanda, jasadnya dibawa Ronald dengan Nissan Terano, dan ditinggalkan di jalan Soekarno-Hatta, Bandung, tidak jauh dari Terminal Leuwi Panjang. Kemudian, Ronald kembali ke Jakarta dengan naik bus. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads