Vatikan: Feminisme Berbahaya
Sabtu, 31 Jul 2004 22:41 WIB
Den Haag - Gerakan feminisme yang memperjuangkan persamaan kekuasaan dan hak gender bertentangan dengan kemajuan hakiki kaum wanita. Feminisme juga mengancam keluarga tradisional (ayah, ibu, anak).Demikian penilaian gereja Vatikan dalam salah satu dokumen yang dipublikasikan hari ini, Sabtu (31/7/2004), seperti dikutip kantor berita Belanda, ANP.Dalam dokumen setebal 37 halaman tersebut, gereja tegas menyatakan bahwa feminisme sesungguhnya berlawanan dengan kepentingan kaum wanita. Selain itu gereja juga menilai bahwa gerakan feminisme menciptakan iklim dimana perkawinan antarmanusia sesama jenis (homo/lesbi) dilihat sebagai sesuatu yang lumrah dan bisa diterima. Mengenai 'kerjasama antara pria dan wanita dalam gereja dan di dunia', Vatikan menegaskan bahwa wanita harus diperlakukan dengan hormat dan di tempat kerja mereka harus diberi hak yang sama dengan pria. "Namun perbedaan antarkedua gender harus diakui dan dihargai. Persaingan antargender adalah tabu," demikian bunyi dokumen itu.Kardinal Joseph Ratzinger, selaku penyusun dokumen, mengecam kecenderungan feminis yang menjelaskan perbedaan pria dan wanita terutama dari sisi historis dan kultural, sedangkan perbedaan biologis antarkedua gender itu diminimalkan.
(es/)











































