Terima Kunjungan Megawati, Jawa Pos Bantah Dukung SBY

Terima Kunjungan Megawati, Jawa Pos Bantah Dukung SBY

- detikNews
Sabtu, 31 Jul 2004 17:48 WIB
Surabaya - Jawa Pos membantah memihak salah satu capres dalam sisi pemberitaan. Sebagai media massa, Jawa Pos akan tetap berorientasi kepada news value dan pasar.Demikian ditegaskan Bos grup Jawa Pos, Dahlan Iskan kepada detikcom saat ditemui di ruang kerjanya, di Graha Pena, Jl. Ahmad Yani, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/7/2004)."Kalau dianggap memihak SBY itu persepsi orang saja, saya tidak akan membantah. Kita sendiri lebih pro-pasar. Tidak ada pertimbangan ini pro-Mbak Mega atau pro-SBY," ungkap Dahlan.Dahlan menambahkan, tudingan seperti itu sudah berulangkali diterima Jawa Pos. Saking banyaknya, kata Dahlan, membuat dirinya pernah meminta klarifikasi awak Jawa Pos."Saya pernah menyatakan ke teman-teman redaksi, kalau kita (Jawa Pos) dibilang pro-SBY. Saat itu teman-teman redaksi menjawab, hal itu lebih disebabkan news value," tukas Dahlan.Masih menurut Dahlan, gosip tidak netralnya Jawa Pos juga bukan kali ini saja meruak. Kabar itu terdengar sejak lama, bahkan jauh sebelum pilpres kali ini."Gonjang-ganjing ini sudah ada sejak dulu. Waktu itu kita dibilang pro-Mega ketika Mbak Mega akan naik. Sebelumnya waktu Gus Dur akan jadi presiden, kita dibilang pro-Gus Dur. Dan sekarang kita dibilang pro-SBY," papar Dahlan.Kabarnya anda ditawarkan duduk di Kabinet SBY? Pertanyaan ini dijawab Dahlan sambil terkekeh. "Ha...ha...tidak benar itu. Mungkin jadi manteri suntik. Kalau saya jadi menteri mungkin karena detikcom bukan karena koran saya," tutur Dahlan.Bertemu MegawatiDalam kunjungannya ke Jawa Timur, Presiden Megawati sempat mampir ke kantor Jawa Pos. Soal kunjungan ini, Dahlan menilainya sebagai hal yang biasa."Kalau soal maksudnya, tanya saja Mbak Mega. Dulu Pak Taufiq (suami Megawati) juga pernah ke sini dan itu hal yang biasa. Kalau Pak Taufiq punya kepentingan dengan pers, kita juga punya kepentingan dengan Pak Taufiq," kata Dahlan santai. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads