"Kegiatan perayaannya bersama masyarakat pegawai negeri sipil, TNI dan Polri direncanakan pada 21 April, perayaan Nyepi tahun saka 1934 dharmasanti yang diharapkan hadir Presiden dan Wakil Presiden tempatnya di Cilangkap," ujar Ketua Umum Parisada Pusat, S.N Suwisma.
Hal ini dikatakan Suwisma kepada wartawan usai bertemu Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/2/2012).
Dalam perayaan Hari Raya Nyepi akan digelar sejumlah acara antara lain bakti sosial di beberapa tempat yang dipusatkan di Yogyakarta, Jakarta, dan Lampung.
"Tapi di seluruh daerah di Indonesia juga akan ada bakti sosial, seperti penanaman pohon," kata Suwisma.
Acara ritualnya tanggal 22 Maret yang dinamakan pesange taur, upacara pembersihan bumi akan dilaksanakan di Candi Prambanan, tanggal 23 Maret, persis di Hari Nyepi.
Dalam pertemuan ini, Wapres Boediono berharap kepada para pengurus Parisada agar umat Hindu senantiasa memberikan nilai-nilai kebhinekaan kepada bangsa ini. Karena dengan begitu, persatuan akan semakin kokoh.
"Umat Hindu selau memberikan nilai-nilai untuk bersama-sama dengan umat yang lain di dalam kebhinekaan yang merupakan keniscayaan selalu menjaga untuk persatuan dan kesatuan bangsa," terang Boediono.
(gun/aan)











































